Opinions Cerita Tentang Kami Engagement Join Now
STORY
U-Report Mengajak Siswa SMAN 10 Pekanbaru untuk Bijak dalam Menggunakan Internet

Dalam rangka Hari Internet Aman Sedunia, U-Report Project Volunteer, Shafa Siregar (20 tahun) mengajak siswa SMA di Riau untuk bersikap bijak dalam menggunakan internet. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 500 siswa SMA ini juga bertujuan untuk menggunakan suara anak muda dan turut berpartisipasi menjadi agen perubahan untuk menciptakan perubahan yang positif di lingkungan sekitar mereka.

 

Saat ini, internet dan sosial media merupakan wadah yang sering digunakan anak muda untuk berinteraksi dan berkomunikasi. Namun, kehadiran internet juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan anak muda.

 

Berdasarkan 3.580 U-Reporters yang mengikuti jajak pendapat dalam rangka Hari Internet Aman Sedunia, 25% diantaranya berpendapat bahwa perundungan dunia maya (cyberbullying) menjadi hal yang paling dikhawatirkan saat menggunakan internet, diikuti oleh 23% diantaranya khawatir akan pencurian data pribadi.

 

Lebih lanjut lagi, 1 dari 3 anak muda pernah mengalami perundungan dunia maya (cyberbullying). Para pelaku cyberbullying merasa aman untuk melakukan perundungan kepada korbannya karena melalui internet, mereka tidak perlu untuk menunjukkan identitas mereka, berbeda dengan yang perundungan langsung (tatap muka).

 

Namun, dampak yang ditimbulkan dari cyberbullying ini cukup serius. Sebanyak 26% dari 4.216 U-Reporters merasa cyberbullying mempengaruhi rasa kepercayaan diri mereka, berdampak pada emosional dan fisik, mempengaruhi hubungan sosial mereka, serta membuat mereka merasa kurang mampu mencapai prestasi.

 

Acara yang dilakukan oleh U-Report ini juga mengingatkan bahwa anak muda berperan sebagai garis terdepan yang bertanggung jawab untuk melindungi dirinya sendiri ketika menggunakan internet. Untuk menghindari terjadinya cyberbullying, U-Report juga menjelaskan agar anak muda berpikir dua kali sebelum memposting atau membagikan sesuatu secara online – karena postingan itu dapat tetap berada di internet selamanya dan dapat digunakan untuk membahayakan dirimu nanti. Selain itu, detail pribadi seperti alamat, nomor telepon, atau nama sekolahmu juga tidak perlu untuk dicantumkan di media sosialmu.

 

“Sebagai anak muda, kita harus selalu bijak dalam memposting dan membagikan informasi di internet. Sebisa mungkin kita tidak membagikan informasi pribadi dan menghindari akun-akun yang menyebarkan konten negatif” kata Shafa Siregar, salah seorang U-Reporter asal Riau.

See by the numbers how we are engaging youth voices for positive social change.
EXPLORE ENGAGEMENT